Kamis, 04 Oktober 2018

Akuntansi Biaya - Metode Proses



      ·         Pengertian
Perhitungan atas biaya - biaya yang dikeluarkan selama proses pengolahan bahan baku menjadi produk siap jual. Sehingga biaya yang dikeluarkan, besarnya bergantung pada metode proses produksi yang digunakan oleh perusahaan.
Metode proses terdiri dari tiga jenis yaitu :
1.       Weighted Average method
2.       FIFO
3.       LIFO
Dalam penjelasan kali ini, hanya akan dibahas metode satu dan dua. Karena metode LIFO sendiri sudah jarang digunakan. LIFO adalah proses pencatatan dimana barang yang masuk pertama akan keluar terakhir. Metode ini jarang digunakan lagi karena dianggap tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya.

      ·         Karakteristik metode proses
-          Produk yang dihasilkan bersifat homogen
-          Biaya produksi dihitung berdasarkan jumlah divisi produksi yang dilalui selama proses
-          Unit yang sudah menerima biaya produksi disebut unit ekuivalen, yang perhitungannya tergantung pada tingkat penyelesaian unit saat pelaporan
-          Perbedaan metode mempengaruhi nilai persediaan yang tersedia

      ·         Proses produksi – Weighted Average method
Weighted Average method adalah metode penghitungan rata rata. Dimana perhitungan tidak memperhatikan kronologis kejadian. Sehingga dianggap persediaan diambil random dan nilai per unitnya adalah jumlah total nilai persediaan dibagi dengan jumlah total unit yang dimiliki. Dalam kata lain, semua unit dianggap memiliki nilai yang sama.
Cara Menghitung biaya dalam kondisi normal :
1.       Menghitung unit yang dihasilkan
2.       Memastikan unit awal + unit yang dihasilkan = unit komplit dan telah ditransfer + unit akhir
3.       Menghitung seluruh biaya yang dikeluarkan ditiap proses
4.       Menghitung jumlah biaya dibagi dengan unit yang ada
5.       Menghitung jumlah persediaan akhir

      ·         Proses produksi – FIFO
FIFO (First In First Out) adalah metode penghitungan dimana barang yang pertama masuk adalah barang yang akan dikeluarkan pertama. Atau pencatatan persediaan memperhatikan kronologis masuknya persediaan, dan dikeluarkan secara berurutan dari yang pertama kali masuk. Sehingga berbeda dengan Weighted Average method, dalam metode FIFO nilai tiap unit akan berbeda tergantung transaksi awal masing – masing.
Cara Menghitung biaya dalam kondisi normal :
1.       Mengumpulkan data barang masuk dan keluar secara kronologis
2.       Menghitung seluruh biaya yang dikeluarkan ditiap proses sesuai nilai unit masing - masing
3.       Menjumlah biaya per unit sesuai nilai biaya unit masing - masing
4.       Menghitung jumlah persediaan akhir

Jumat, 28 September 2018

Akuntansi Biaya - Metode Pesanan


Metode Pesanan
      ·         Pengertian
Pengumpulan biaya produksi untuk menentukan harga pokok di perusahaan yang memproduksi atas dasar pesanan. Sehingga memungkinkan perbedaan biaya dan harga pokok disetiap unit barang yang diproduksi, bergantung pada spesifikasi barang pesanan.
                Penghitungan biaya dengan metode pesanan menjadi penting untuk menentukan kesepakatan harga antar produsen dan konsumen. Metode ini membuat produsen perlu mengestimasi biaya yang akan dikeluarkan masing-masing pesanan. Karena produsen perlu mengetahui perkiraan harga pokok dilakukan sebelum pekerjaan dilakukan.

      ·         Karakteristik
-          Biaya produksi dikumpulkan tiap masing-masing pesanan
-          Direct cost dibebankan pada pesanan bersangkutan
-          Indirect cost dibebankan ketiap pesanan sesuai dasar tarif yang ditentukan dimuka
-          Harga pokok produksi perunit adalah biaya produksi keseluruhan pesanan bersangkutan dibagi dengan jumlah unit produk yang dihasilkan oleh pesanan tersebut

      ·         Proses produksi
-          Sifat produksi terputus-putus, karena produksi baru dilakukan setelah adanya pesanan masuk
-          Tujuan produksi adalah untuk memenuhi pesanan
-          Bentuk barang produksi disesuaikan dengan spesifikasi pesanan
-          Dasar dilakukannya produksi adalah pesanan

      ·         Menghitung biaya dalam kondisi normal
Menghitung biaya dalam kondisi normal dilakukan dalam beberapa tahap :
1.       Mengidentifikasi objek biaya terkait pesanan
2.       Mengidentifikasi Direct cost tiap produksi sesuai pesanan
3.       Menentukan basis alokasi biaya untuk alokasi Indirect cost
4.       Mengidentifikasi Indirect cost sesuai basis yang digunakan
5.       Menghitung Indirect cost dengan cara :
6.       Menjumlahkan semua Indirect cost terkait pesanan
7.       Menjumlahkan total Direct cost dan Indirect cost pesanan

       ·         Penjurnalan
a.       Material
-          Pembelian Material (Secara tunai)
Materials Control                                             xxx
                        Cash                                                      xxx
-          Penggunaan Material
Work in Process                                              xxx
                        Materials Control                                        xxx
b.      Biaya tenaga kerja langsung
Work in Process – Salaries and Wages                        xxx
        Salaries and Wages Expense                                         xxx
c.       Overhead Pabrik
-          Pencatatan transaksi (misal : gaji keryawan tidak langsung)
Manufacturing overhead control                             xxx
                         Cash                                                    xxx
-          Penutup
Manufacturing overhead Allocated                          xxx
                    Manufacturing overhead control                     xxx

Rabu, 19 September 2018

Akuntansi biaya


Akuntansi biaya telah dijelaskan sebelumnya secara singkat, sekarang mari kita bahas akuntansi biaya secara lebih mendalam
     a.       Cost dan expense
Dalam akuntansi, kita mengenal istilah Cost dan expense, namun apakah perbedaan keduanya? Bukankah keduannya artinya sama sama biaya?
Expense atau beban adalah sesuatu yang harus dikorbankan perusahaan demi memperoleh pendapatan, dimana didalam pelaporan ditulisakan dalam laporan labarugi
Sedangkan cost atau biaya adalah sesuatu yang harus dikorbankan perusahaan yang diukur dengan satuan uang untuk tujuan tertentu baik sudah terjadi maupun akan terjadi.

     b.      Klasifikasi Biaya Produksi
       Biaya produksi secara garis besar dibagi tiga yaitu :
1.       Direct Material Cost
Yaitu biaya bahan baku produk yang digunakan selama proses produksi, biasanya merupakan barang yang nilainya signifikan dari barang hasilnya. Seperti biaya kayu yang digunakan dalam proses pembuatan gitar
2.       Direct Labor Cost
Yaitu biaya pekerja yang berhubungan langsung dengan proses perubahan barang mentah menjadi barang jadi. Seperti upah pemotong kayu dalam pembuatan gitar
3.       Factory Overhead
Biaya selain kedua biaya diatas, yang masih berkaitan dengan proses produksi. Seperti biaya perbaikan dan perawatan mesin

     c.       Pembagian Biaya
           1.       Menurut Objek Biaya 
Objek biaya adalah segala sesuatu apapun yang memerlukan biaya atau disebut pusat biaya. Menurut objek biaya, biaya dibagi menjadi dua yaitu :
-          Indirect Cost
Adalah biaya yang tidak bisa dilihat atau ditelusuri secara kasat mata atau secara ekonomis dari objek biaya. Seperti halnya biaya gaji karyawan administrasi dalam pabrik sepatu
-          Direct cost

Sedangkan Direct cost adalah biaya yang bisa dilihat atau ditelusuri secara kasat mata atau secara ekonomis dari objek biaya. Contohnya biaya pembuatan sol sepatu dalam pabrik sepatu
           2.       Biaya menurut klasifikasi dalam proses perusahaan manufaktur
-          Prime Cost atau biaya utama adalah segala direct manufacturing cost atau bahan langsung (direct material cost) ditambah tenaga kerja langsung (direct labor)
-          Conversion cost adalah segala manufacturing cost kecuali bahan langsung (direct material cost) atau jumlah tenaga kerja langsung ditambah biaya overhead pabrik. Conversion cost juga bisa diartikan sebagai biaya untuk mengubah material menjdai produk jadi

      d.      Hubungan biaya dengan yang lainnya
-          Dengan volume produksi
Biaya berkaitan erat dengan volume produksi, produsen harus bisa mengatur sebaik baiknya supaya biaya sekecil kecilnya dapat menghasilkan volume produksi sebesar besarnya supaya mendapat untuk sebesar besarnya. Dimana volume produksi harus bisa memenuhi permintaan pasar
-          Dengan departemen perusahaan
Biaya antar departemen perusahaan tidak bisa dibandingkan atau disamaratakan, karena tugas dan pengeluaran tiap departemen berbeda.
-          Dengan periode pelaporan
Periode pelaporan perlu diperhatikan dalam penyusunan biaya. Apakah waktu pelaporan sudah tepat atau belum. Karena bisa jadi periode yang terlalu singkat akan memakan biaya lebih banyak, karena diperlukan banyak pengecekan dan penyesuaian bahan produksi. Sedangkan periode pelaporan yang terlalu lamapun dapat mengganggu jalannya pengambilan keputusan dalam perusahaan
-          Dengan pengambilan keputusan dan evaluasi
Penyusunan biaya sangat berpengaruh pada proses pengambilan keputusan dan evaluasi. Laporan biaya yang telah digunakan akan dilakukan sebagai bahan evaluasi perusahaan sekaligus sebagai bahan membuat keputusan akan seperti apa biaya yang diprediksi akan dikeluarkan dii periode selanjutnya

     e.      Pelaporan biaya
Biaya dapat dilaporkan dengan dihitung dalam Cost Of Good Manufacture yaitu biaya total dari biaya produksi dalam satu periode, atau disebut harga pokok produksi. Selanjutnya COMG akan dilaporkan dalam Cost Of Good Sold statement, yaitu laporan mengenai harga pokok penjualan, atau kumpulan seluruh biaya langsung yang dikeluarkan untuk memperoleh barang atau jasa.

Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Biaya


    Mungkin selama ini yang kita pahami akuntansi ya akuntansi, pembukuan dan lain lainnya. Namun sebenarnya ada beberapa jenis akuntansi, antara lain Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen dan Akuntansi Biaya. Apa perbedaan dari ketiga jenis tersebut? Mari kita bahas satu persatu
         1.       Akuntansi Keuangan
        Akuntansi keuangan adalah bagian akuntansi yang paling sering kita ketahui, yaitu kegiatan yang berkaitan dengan pelaporan keuangan untuk pihak luar. Akuntansi keuangan memiliki ciri-ciri :
-          Digunakan untuk kepentingan eksternal perusahaan
-          Dibuat dengan data historical / objektif data yang telah terjadi
-          Memiliki standar tersendiri
-          Dibuat secara temporal dengan jangka waktu yang telah disepakati
-          Berisi data keuangan perusahaan secara keseluruhan

         2.       Akuntansi Manajemen
           Sedangkan Akuntansi manajemen adalah bagian akuntansi yang berkaitan dengan pelaporan untuk pihak internal perusahaan. Ciri cirinya adalah :
-          Digunakan untuk kepentingan internal perusahaan
-          Dibuat dengan data estimasi, data objektif disertai data subjektif kemungkinan dimasa depan
-          Standar penyusunan dan waktu pelaporan tidak baku, sesuai kebutuhan perusahaan
-          Berisi data keuangan perusahaan secara keseluruhan atau sebagian, sesuai kebutuhan
-          Hasil laporannya mempengaruhi perilaku manusia

Manajemen sendiri terdiri dari beberapa step yaitu :
-          Identifikasi masalah dan ketidakpastian
-          Mencari informasi terkait
-          Membuat prediksi atau alternatif penyelesaian
-          Membuat keputusan
-          Implementasi, evaluasi dan belajar dari yang telah terjadi

         3.       Akuntansi Biaya
            Pada dasarnya, akuntansi biaya adalah bagian dari akuntansi manajemen tepatnya dibagian Controller. Hanya saja akuntansi biaya menitik beratkan pada strategi kebutuhan biaya yang akan dilakukan oleh perusahaan. Dapat dikatakan pula, Akuntansi Biaya adalah bidang akuntansi yang bertujuan untuk pelacakan, pencatatan dan analisis biaya yang berhubungan dengan kegiatan perusahaan.
            Rantai nilai (Value Chain) dari biaya sendiri adalah segala hal dari awal produksi hingga konsumsi oleh konsumen, atau terdiri dari :
o   Research and development
o   Desain
o   Production
o   Marketing
o   Distribusi
o   Customer service
Segala yang dikeluarkan yang menyangkut berbagai hal tersebutlah yang kemudian disebut sebagai biaya
     Sebagai tambahan, terdapat beberapa kode etik sebagai akuntan biaya yaitu :
-          Competence
-          Confidentaly
-          Integrity
-          Objectivity

Selasa, 22 September 2015

Gerakan 30 September 1965

G 30 S

Gerakan 30 September 1965 sering disebut juga G 30 S PKI atau Gestapu (Gerakan September Tiga Puluh) ataupun Gestok (Gerakan Satu Oktober). Gerakan ini adalah suatu usaha percobaan kudeta  yang terjadi sejak malam tanggal 30 September 1965 sampai tanggal 1 Oktober 1965.
Peristiwa ini terjadi karena beberapa hal, antara lain isu bahwa Soekarno sedang sakit. Isu ini beredar sejak satu tahun sebelum G30S terjadi. Diperkirakan isu sakitnya bung karno menyebabkan beberapa pihak berebut posisi untuk menggantikan posisi Soekarno. Hal lain yang melatarbelakangi peristiwa ini adalah faktor ekonomi. Saat itu ekonomi di Indonesia tidak stabil, tentu ini berdampak mulai menghilangnya dukungan bagi soekarno dan banyak yang mulai membenci soekarno, apalagi sebelumnya soekarno telah memutuskan melakukan NASAKOM yang banyak ditentang oleh rakyat. Amerika dan Malaysia pun dianggap salah satu penyebab gerakan ini terjadi.
Peristiwa G30S diawali dengan munculnya isu terbentuknya Dewan Jendral, yaitu petinggi anggatan data yang berusaha menggulingkan Soekarno. Kemudian dilanjutkan dengan peristiwa beredarnya dokumen Gilchrist. Dokumen ini berisi sesuatu yang terkesan menyebutkan bahwa perwira Indonesia telah dibeli oleh Amerika.
 Dalam Peristiwa ini, beberapa orang dibunuh, termasuk tujuh perwira militer yaitu :
·        Letjen TNI Ahmad Yani
·        Mayjen TNI Raden Suprapto
·        Mayjen TNI Mas Tirtodarmo Haryono
·        Mayjen TNI Siswondo Parman
·        Brigjen TNI Donald Issac Panjaitan
·        Brigjen TNI Suyoto Siswomiharjo
Satu nama lagi yang menjadi sasaran pembunuhan, yaitu Jenderal TNI Abdul Haris Nasution. Ia berhasil melarikan diri, namun anak dan ajudannya tewas. Para korban dibuang kesebuah lubang, yang saat ini disebut sebagai Lubang Buaya di Pondok Gede, Jakarta Timur dan baru ditemukan tanggal 3 Oktober 1965.
Setelah peristiwa ini, PKI menguasai RRI dan kantor Telekomunikasi yang berada di Jalan Merdeka. Melalui radio PKI menyiarkan bahwa G30S ditunjukan pada Angkatan Darat. Dan diumumkan tebentuknya Dewan Revolusi. PKI bahkan melakukan pembunuhan pada sore hari tanggal 1 oktober 1965 kepada 2 orang di Jawa Tengah dan Yogyakarta karena menolak masuk Dewan Revolusi.
Semenjak kejadian ini, penangkapan dan pembantaian anggota PKI terjadi di berbagai daerah. Diperkirakan, anggota PKI yang terbunuh sekitar 500 ribu orang, dan ratusan ribu lainnya ditangkap. Mereka yang tertangkap disiksa dan diinterogasi. Namun beberapa orang yang tidak bersalah juga ikut terbunuh karena dituduh sebagai kaki tangan PKI.
Pembantaian Pki semakin membabi buta semenjak dikeluarkannya Surat Perintah Sebelas Maret atau yang sering disebut Supersemar. Dalam Surat ini Soekarno memberikan kewenangan sebesar besarnya kepada Soeharto untuk mengembalikan ketenangan negara.
Dalam peristiwa ini tidak diketahui siapa pemimpin dari gerakan tersebut. Namun, banyak orang yang berpendapat, dalang dari semua ini adalah PKI. Tetapi sampai saat ini belum ada bukti bahwa gerakan tersebut merupakan pasukan PKI. Ini adalah misteri besar dibalik kejadian Gerakan 30 September 1965.
Saat ini tanggal 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September. Dan tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila, dan terdapat Monumennya di Lubang buaya, yaitu Monumen Pancasila Sakti.



Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Gerakan_30_September

Selasa, 25 Agustus 2015

DIPLOMASI DAN KONFRONTASI


         
                    Kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia masih harus berusaha keras untuk mempertahankan kemerdekaan yang telah di raih. Perjuangan ini dilakukan dengan usaha diplomasi dan konfrontasi. Disini saya akan berbagi mengenai dampak positif dari diplomasi dan konfrontasi

·        Diplomasi
Diplomasi merupakan usaha mempertahankan perjuangan melalui berbagai perjanjian. Antara lain Perjanjian Linggarjati, Roem-Royen dan Konferensi Meja Bundar. Dampak dampak penggunaan cara diplomasi adalah :

(+) Kesalahpahaman dapat diselesaikan secara damai

Berbeda dengan konfrontasi, dimana jika ada pihak musuh yang melakukan suatu kesalahan dapat menyebabkan timbulnya perang. Cara diplomasi membuat kesalahpahaman tersebut dapat dirundingkan secara baik baik tanpa perlu menelan korban jiwa

(-) Banyak perjanjian yang merugikan

Hampir semua diplomasi yang dilakukan Indonesia, isinya merugikan Indonesia. Hal ini tentu berdampak besar bagi Indonesia. Indonesia harus menanggung kerugian hingga bertahun tahun hanya dengan satu kegiatan diplomasi.

 (+) Tidak banyak korban jiwa

Keuntungan dari penggunaan cara diplomasi adalah, tidak harus menelan korban jiwa. Karena cara ini tidak tertuju pada penggunaan senjata secara nyata. Namun diplomasi adalah perang stategi dalam perjanjian

·        Konfrontasi
Konfrontasi merupakan usaha mempertahankan perjuangan melalui medan perang. Antara lain Peperangan Ambarawa, Peperangan 10 November di Surabaya, dan berbagai peperangan lain di berbagai daerah. Dampak dampak penggunaan cara konfrontasi adalah :

(-) Banyak menelan korban jiwa

Penggunaan cara peperangan, tentu akan memakan banyak korban jiwa. Banyak prajurit prajurit yang mati di medan perang. Bahkan banyak warga sipil yang terbunuh karena serangan musuh. Korban ini tak hanya berjumlah ratusan, tetapi mencapai ribuan. Berbeda dengan cara diplomasi yang tidak perlu mengerahkan banyak orang, sehingga tak banyak korban jiwa.

(-) Rusaknya fasilitas fasilitas umum dan rumah penduduk

Serangan perang tentu berdampak bagi lingkungan sekitarnya, baik disengaja maupun tidak. Rumah rumah penduduk rusak terkena serpihan ledakan. Banyak fasilitas umum yang rata dengan tanah karena diserang musuh. Bahkan dalam peristiwa bandung lautan api, masyarakat Bandung sendiri yang membakar seluruh fasilitas umum dan rumah penduduk untuk menyelamatkannya dari sekutu.

(+) Rakyat merasakan langsung perjuangan, sehingga mempererat sikap gotong royong yang berdampak positif bagi persatuan bangsa


Dengan konfrontasi rakyat menjadi saling membantu menjaga kemerdekaan Indonesia. Berbeda dengan diplomasi yang hanya dilakukan oleh para diplomat negara.
Sumber : ---

Kamis, 20 Agustus 2015

Pahlawan Indonesia


Para Pahlawan yang namanya digunakan sebagai nama jalan di Luar Negeri

            Banyak negara yang menggunakan nama pahlawan Indonesia menjadi nama jalan atau nama gedung. Banyak pula negara yang menjadikan nama daerah di Indonesia sebagai nama jalan. Disini saya akan berbagai informasi tentang nama pahlawan Indonesia yang dijadikan sebagai nama jalan di luar negeri.

1.     Soekarno
Soekarno merupakan pahlawan yang berjasa dan mendunia. Hampir semua negara pada masanya mengenalnya. Hal itu karena Ia tidak hanya menjadi pahlawan yang berjasa bagi rakyat Indonesia tetapi pahlawan yang merubah dunia. Jasanya sangat besar, bahkan di luar Indonesia. Namanya diabadikan menjadi beberapa nama jalan. Antara lain di Maroko. Raja maroko melakukan hal ini sebagai penghargaan atas izin Soekarno menjadikan kitab karya ulama Maroko sebagai rujukan di berbagai pesantren di Indonesia. Jalan ini diresmikan pada tanggal 2 Mei 1960 oleh Soekarno sendiri. Nama Soekarno juga dijadikan nama jalan di Mesir karena peran Soekarno membuat hubungan Indonesia dan Mesir menjadi baik.

2.    Moh.Hatta
Tak jauh berbeda dengan Soekarno, Nama Moh.Hatta juga digunakan sebagai nama jalan di Belanda, tepatnya di daerah Haarlem. Hal ini dilakukan pemerintah Belanda karena Hatta pernah menimba ilmu di Belanda selama 11 tahun, sejak tahun 1921 sampai dengan 1932.  

3.    RA.Kartini
Kartini merupakan pahlawan Indonesia, khususnya para wanita. Jasa kartini dalam memperjuangkan harkat dan martabat wanita juga dikenal oleh dunia, dengan karyanya yaitu “Habis Gelap  Terbitlah Terang”. Negara yang menggunakan nama Kartini adalah Belanda. Bahkan Belanda menjadikan nama Kartini menjadi nama 3 buah jalan di Belanda, yaitu di daerah Haarlem, Amsterdam dan Utrech.

4.    Munir Said
Munir dianggap sebagai pejuang hak asasi manusia. Ia meninggal dalam perjalanan menuju Amsterdam karena keracunan makanan.

5.    Sultan Syahrir
Sultan syahrir merupakan salah satu pejuang Indonesia. Ia juga pernah dipercaya menjadi perdana menteri Indonesia. Selain itu ia juga terkenal sebagai aktivis politik.
Belanda menjadikan namanya menjadi nama salah satu jalan yaitu di Leiden. Sebelumnya Sultan syahrir pernah menuntut ilmu di Leiden, Belanda. Namanya juga menjadi nama jalan di kota Gouda.

Orang Indonesia yang pernah menjadi perwakilan bagi negara lain

1.     Sultan Hamid II

Sultan Hamid II merupakan orang yang berjasa bagi Indonesia. Ia sangat berjasa dalam pembentukan lambang negara, burung garuda. Namun siapa sangka, ia pernah menjadi delegasi Belanda dalam perjanjian dengan Indonesia. Saat itu ia menjadi perwakilan BFO. Mungkin banyak yang heran, mengapa Sultan Hamid melakukannya? Namun ia tetap dianggap sebagai salah satu orang yang berjasa bagi Indonesia.
Sultan Hamid pernah bergabung dengan Kabinet RIS ketika kabinet ini dipimpin oleh Moh.Hatta. Ia menjadi salah satu panitia pembuat lambang negara. Ialah yang membuat lambang Garuda dan menyempurnakannya atas usul berbagai pihak. Setelah lambang negara selesai dibuat, Sultan Hamid II diberhentikan dari jabatannya. Hal ini dikarenakan tuduhan Sultan Hamid II bergabung dengan pasukan westerling yaitu Angkatan Perang Ratu Adil (APRA). Pasukan ini melakukan berbagai usaha untuk menjatuhkan Kabinet Republik Indonesia Serikat.
Pasukan ini pernah menyerang Jakarta, namun berhasil dihadang TNI sehingga APRA terpaksa mengungsi ke Singapura, dan akhirnya dibubarkan. Beberapa tokoh APRA ditangkap, begitupun Sultan Hamid II. Ia mengaku atas keterlibatannya dalam kudeta Jakarta yang gagal dan dalam serangan kedua di Parlemen yang juga gagal. Namun kejadian ini tak hanya berdampak negatif, namun ada juga positifnya. Jatuhnya Sultan Hamid II membuat Masyarakat Kalimantan Barat resah. Akhirnya Kalimantan Barat bersegera bergabung dengan RIS.
Sultan Hamid II wafat pada 30 Maret 1978 di Jakarta dan dimakamkan di Pontianak.

2.    Abdulkadir Widjojoatmodjo

Selain Sultan Hamid, Abdulkadir juga pernah menjadi perwakilan Belanda saat perjanjian Renville. Abdulkadir merupakan warga Indonesia yang dekat dengan Belanda bahkan memiliki posisi penting di pemerintahan Belanda. Awalnya ia di Belanda untuk menuntut ilmu. Setelah selesai dalam menuntut ilmu, Abdulkadir mendapat pangkat kolonel di KNIL. Bahkan ia pernah menjabat sebagai kepala NICA (Netherlands Indies Civil Administration).

            Sebenarnya banyak Warga Negara Indonesia yang memiliki posisi penting di negara lain, khususnya belanda. Namun tak banyak dari kita yang mengenal mereka.

Sumber :
www.wikipedia.co.id

www.brainly.com
http://rasich.blogspot.com/2013/04/nama-tokoh-indonesia-sebagai-nama-jalan.html
http://awanjakarta.com/berita-terkini/internasional/jalan-di-luar-negeri-dengan-nama-pahlawan-indonesia/
http://www.liveberita.com/2015/03/pahlawan-indo-nama-jl-luar-negeri.html
http://ayointer.net/nama-pahlawan-yang-dijadikan-nama-jalan-di-luar-negeri/